Open Journal Systems

MENGEMAS KEMBALI DESA CAGAR BUDAYA DI KOTO SENTAJO KECAMATAN KUANTAN SENGINGI

Genny Gustina Sari, Yohanes Firzal, Chelsy Yesicha, Gun Faisal, Andri Sulistyani, Safri Safri

Abstract


Desa Koto Sentajo merupakan bagian dari wilayah Kecamatan Kuantang Sengingi yang terkenal dengan Wisata tahunan Pacu Jalurnya. Namun lebih dari itu, Desa Koto Sentajo memiliki harta karun yang sangat besar potensinya untuk dikelola dan diolah menjadi salah satu tujuan wisata budaya Indonesia yaitu Rumah Godang. Desa Koto Sentajo memiliki ciri khas bangunan yang kaya akan sejarah dan makna. Berada di dalam satu kawasan yang sebenarnya akan lebih indah jika dikelola dengan baik, kami tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau berencana untuk mengemas kembali Desa Cagar Budaya Koto Sentajo menjadi salah satu destinasi wisata budaya di Kecamatan Kuantan Singingi. Pengabdian ini direncanakan akan dilaksanakan selama 3 tahun berturut-turut. Pada tahun pertama ini, kami berhasil memetakan kembali jenis rumah Godang yang ada di Desa Koto Sentajo, kami membuat papan nama masing-masing rumah Godang, membuat kalender promosi, pemberitaan dibeberapa media local, mempresentasikan hasil temuan kami di seminar nasional, menganalisis potensi desa serta hambatan yang dialami. Bekerjasama dengan pemerintah daerah dan pemuka masyarakat, kami menyusun rencana unuk tahun-tahun berikutnya seperti membuat web, membuat buku, memberi pelatihan Tour Guide bagi pemuda desa serta mulai memugar kembali sarana publik yang nantinya akan digunakan bagi wisatawan yakni homestay dan toilet bersih.


Keywords


Koto Sentajo, Desa Cagar Budaya, Rumah Godang

Full Text:

PDF

Article Metrics

Abstract view : 1 times
PDF - 2 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.